Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5+ Cara Membuat Whatsapp Business yang Benar (VALID)

Cara membuat Whatsapp Business sebenarnya sangatlah mudah. Banyak sebagian orang memanfaatkan fitur atau akun bisnis di whatsapp, untuk mengelola produk ataupun bisnis online yang mereka miliki.

Siapa yang gak kenal dengan Whatsapp? Aplikasi yang sangat populer di kalangan pengguna smartphone ini, memang menjadi salah satu apps yang benar benar penting dalam urusan komunikasi. Jika pada beberapa tahun lalu sebelum adanya internet kita masih menggunakan layanan telpon ataupun sms yang menggunakan pulsa utama, saat ini hal tersebut sudah digantikan dengan Whatsapp yang hanya membutuhkan jaringan internet atau kuota saja.

Karena memang, Whatsapp sendiri dikhususkan untuk mempermudah pengguna dalam melakukan komunikasi antar pengguna lain, melalui nomor telpon. Dan gak cuma itu aja kok, para pengguna juga bisa melakukan hal lain yang lebih dari sebatas chat. Seperti berkirim foto, video, sticker, membuat grup Whatsapp, melakukan panggilan suara, dan juga panggilan dalam bentuk video atau video call.

Maka gak heran, jika sekarang ini kita sudah gak asing dan bahkan kerap kali menemukan para remaja yang sudah menggunakan Whatsapp, ketimbang menggunakan panggilan telpon ataupun sms dengan menggunakan pulsa utama.

Namun seiring berkembangnya zaman dan teknologi, pihak developer Whatsapp akhirnya mengeluarkan versi terbaru dari Whatsapp untuk para pemilik bisnis yang tentunya mempermudah kegiatan mereka dalam melakukan chat ataupun berkomunikasi dengan para calon pelanggan mereka melalui Whatsapp.

Aplikasi yang dimaksud disini adalah Whatsapp Business. Dimana, untuk Whatsapp versi ini sendiri terbilang cukup beda. Dimana, kamu bisa menggunakan banyak fitur yang mungkin tidak kamu temukan di Whatsapp biasa ataupun Whatsapp pada umumnya.

Dengan menggunakan Whatsapp business, kamu bisa menambahkan informasi mengenai bisnis yang kamu kelola. Mulai dari menambahkan jam buka dan tutup, menambahkan produk yang kamu jual, menambahkan fitur auto reply, dan masih banyak lagi.

Walaupun diatas tadi mimin menyebutkan kamu bisa menambahkan produk yang kamu jual, tentunya hal ini tak akan mengambil alih dari marketplace ataupun bisnis yang kamu kelola. Namun, hal ini bertujuan untuk mempermudah calon kostumer ketika mereka mengirimi kamu chat di Whatsapp business yang kamu kelola. Sehingga, mereka bisa dengan mudah mengetahui item apa saja yang tersedia.

Dan gak cuma itu aja kok. Kamu juga bisa menambahkan informasi lain atas bisnis kamu seperti lokasi, agar memudahkan pengguna dalam mengetahui store atau toko offline yang kamu kelola saat ini. Jadi, pengguna gak lagi kebingungan deh ketika ingin berbelanja langsung ke toko kamu.

Cara Membuat Whatsapp Business

Cara Membuat Whatsapp Business
membuat Whatsapp Business

Walaupun demikian, nyatanya tidak semua pemilik bisnis mengerti tentang cara membuat Whatsapp business mereka. Hal ini sendiri dikarenakan, mereka tidak mengerti apa apa saja langkah yang harus dilakukan agar bisa memiliki akun Whatsapp Business.

Padahal, caranya terbilang gampang banget kok. Seperti

1. Download Aplikasi Whatsapp Business

Sebelum memulai, tentunya kamu harus terlebih dahulu memiliki Whatsapp business untuk bisa memiliki akun Whatsapp Bisnis pertama kamu. Untuk mendapatkannya, kamu bisa mendownload aplikasi Whatsapp Business secara gratis melalui play store untuk pengguna Android, dan juga App Store untuk para pengguna iOS.

Untuk tampilan atau interface nya gak jauh beda kok. Jadi, kamu gak usah khawatir jika mungkin sebelumnya biasa menggunakan Whatsapp Business di Android, kemudian harus menggunakan Whatsapp Business di iOS.

2. Lakukan Pendaftaran / Login dengan Nomor Handphone yang Aktif

Jika sudah mendownload aplikasi Whatsapp Business, maka selanjutnya kamu bisa login dengan menggunakan nomor telpon yang terdaftar pada layanan bisnis yang kamu kelola. Masukkan nomor handphone kamu pada kolom yang tersedia, dan kemudian klik pada tombol login atau next.

Nantinya, kamu akan diminta untuk mengisi kode OTP yang dikirimkan dari pihak Whatsapp, sebagai metode verifikasi yang berlaku dan bisa untuk digunakan. Tunggu beberapa saat sampai kamu diarahkan ke laman selanjutnya pada Whatsapp Business.

3. Isi Profile Whatsapp Bisnis dengan Lengkap

Berbeda dengan Whatsapp pada umumnya, jika kamu ingin melengkapi profile maka kamu hanya diminta untuk mengisi nama pengguna saja, pada Whatsapp Business ini kamu harus mengisi data atau informasi binsis yang kamu kelola.

Kamu bisa memilih raga kategori yang berlaku, apabila kamu bukan seorang pemilik bisnis juga gak masalah kok, kamu bisa memilih kategori bukan bisnis dan kemudian melakukan pelengkapan profile seperti biasa.

Untuk kamu yang memiliki bisnis, kamu bisa memilih kategori dan juga sub kategori dari usaha atau bisnis yang kamu kelola. Ada banyak kategori yang bisa kamu pilih disana. Dan pastikan kamu memilih kategori yang tepat. Jika tidak ada, kamu bisa memilih other business.

4. Lengkapi Data yang dibutuhkan

Jika poin diatas tadi sudah dilengkapi atau di isi dengan baik, maka langkah selanjutnya adalah kamu bisa melengkapi data lain yang dibutuhkan. Kamu bisa menambahkan alamat, jam online dan offline, mengatur produk apa yang akan tampil, menggunakan fitur auto reply dari pihak ketiga, dan lain sebagainya.

Semakin lengkap profile kamu, maka tentunya hal ini semakin menandakan jika kamu adalah pemilik bisnis yang memang handal dan professional dalam urusan contact agar bisa dihubungi oleh calon konsumen. Jadi, pastikan kamu mengisi semua data dengan benar dan tidak ada satupun yang terlewat ya.

5. Bagikan Link Profile Whatsapp Business

Langkah terakhir yang perlu dilakukan selanjutnya adalah membagikan link profile dari whatsapp business kamu. Disini, kamu bisa menggunakan fitur link cepat seperti wa.me/+628xxxxxx ataupun langsung memagikan link dengan mengklik pada profile > share profile.

Tetapi ada cara unik satu lagi yang harus kamu coba, yakni menggunakan qr code, apabila kamu sudah mengupdate whatsapp business kamu, atau juga menggunakan fitur bantuan dari whatsapp to qr code dari pihak ketiga, agar ketika pengguna melakukan scanning barcode atau qr code, mereka akan langsung diarahkan ke layanan whatsapp business kamu.

Tips dalam Mengelola Akun Whatsapp Business

Dalam mengelola akun Whatsapp Business, tentunya memang tidak ada hal yang terlalu formal untuk dilakukan. Namun, dengan mengikuti beberapa tips ini, kamu bisa lebih terlihat professional dalam memberikan pelayanan yang baik tentunya. Seperti

Gunakan Whatspp Business di Beda Perangkat

Jika kamu sudah memiliki layanan Whatsapp biasa atau official untuk kebutuhan pribadi, cobalah untuk menggunakan perangkat lain dalam menambahkan layanan Whatsapp business kamu. Mengapa demikian?

Sederhananya adalah seperti ini. Ketika kamu mungkin sedang asik chatting dengan temanmu di whatsapp pribadi yang kamu miliki, mungkin saja notifikasi dari whtsapp business akan mengecoh kamu, sehingga terjadi salah kirim, atau salah balas.

Maka dari itu, lebih baik menggunakan perangkat lain, agar lebih mudah untuk mengorganisir chat yang masuk di whatsapp business kamu.

Atur Jam Online dan Offline

Menentukan jam online dan juga offline pada Whatsapp Business juga terbilang penting. Biasanya, hal ini akan secara otomatis mengukuti jam operasional toko. Maksudnya bagaimana min?

Ketika kamu memiliki jam operasional antara senin sampai jumat dari jam 09.00 - 18.00, maka ketika ada chat masuk di whatsapp business kamu pada pukul 19.00, kamu tidak perlu membalas pesan tersebut.

Kamu bisa menggunakan fitur auto reply atau auto balas dari pihak ketiga atau apps yang ada, dan mengatur kapan kamu online, dan kapan kamu offline.

Hal ini bukan memberikan batasan atau tidak perduli pada pelanggan. Melainkan, membuat sebuah bentuk konsistensi dan juga bentuk bagaimana jam operasional berlaku untuk para pelanggan.

Karena hal buruk yang sering terjadi adalah, ketika calon konsumen melakukan chat diluar jam operasional, maka kemungkinan mereka akan terus menerus men-chat kamu, yang mana menggangu waktu istirahat.

Buat Status yang Relevan

Kalau kamu adalah pemilik bisnis yang terbilang masih remaja, mimin yakin banget nih, mungkin kamu sudah gak asing dengan status Whatsapp kan? 

Yaps, fitur satu ini memang gak jauh beda dengan instagram stories yang akan hilang atau terhapus setelah lewat 24 jam. Nah, hal ini juga sama loh untuk kamu para pengguna whatsapp business.

Kamu memang bisa mengupdate status di Whatsapp business kamu. Tapi, hindari mengupdate sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan produk yang kamu jual atau kamu miliki.

Karena, hal ini biasanya akan mengurangi minat dari calon konsumen, ketika mereka menyimpan nomor whatsapp business kamu. Jadi, pastikan kamu mengupdate seputar informasi produk yang baru saja masuk, update harga, perubahan jam operasional, diskon, dll.

Oh iya, untuk interval atau waktu antara pengupdatean status juga diatur ya. Jangan terlalu sering atau rapat, agar konsumen tidak merasa bosan dan risih. Kamu bisa mengupdate status di Whatsapp Busness kamu dalam rentang waktu 1 jam / 1 status.

Dan itulah tadi beberapa kiat dan juga cara membuat whatsapp business yang bisa kamu coba. Gimana, setelah membaca beberapa cara dan juga tips tadi, apakah kamu tertarik untuk membuat whatsapp business pertama kamu? Selamat mencoba.

Bacaan Lainnya: